Pebalap sepeda putra Rusia

Pebalap sepeda putra Rusia kembali mendominasi balapan sepeda seri Piala Dunia Balap Sepeda disiplin trek, Jumat (13/1/2012). Turun membalap di nomor permainan scratch race putra, Kirill Sveshnikov dari tim Lokosphinx finis pertama.

Dalam babak kualifikasi, Kirill berebut tempat terbaik bersama pebalap-pebalap Jerman, Italia, Hong Kong, China, Ukraina, dan Perancis. Mereka memutari lintasan velodrome Laoshan di Beijing, China, sebanyak 40 putaran atau sekitar 10 kilometer. Kirill finis keempat.

Pada babap final, para pebalap trek putra harus memutari lintasan sebanyak 60 putaran atau sepanjang 15 kilometer. Kirill menunjukkan kemampuan di final. Ia mengalahkan pebalap Belarus dan Spanyol dan menempatkan diri finis pertama.
READ MORE ~>> Pebalap sepeda putra Rusia

AR Muzammil

Ketua Komisi Pemilihan Umum Kalimantan Barat AR Muzammil mengaku lega setelah anggaran pemilihan gubernur dan wakil gubernur Kalbar pada September 2012 mendatang akhirnya disetujui. Dari anggaran Rp 150 miliar untuk pilkada, Rp 132 miliar di antaranya akan dialokasikan untuk KPU.

"Januari 2012 kami akan mulai menyusun pra pentahapan pilkada. Kami berharap, April nanti, daftar pemilih sementara sudah bisa dipublikasikan," kata Muzammil, Jumat (16/12/2011).

Publikasi daftar pemilih sementara akan dilakukan juga secara online. "Itu untuk menyesuaikan dengan perkembangan teknologi dan keinginan masyarakat," kata Muzammil.

Sementara ini, pemungutan suara untuk pemilihan gubernur dan wakil gubernur akan dilakukan pada 20 September. Namun, perubahan tanggal pemungutan suara masih mungkin terjadi karena penetapannya masih bersifat sementara.
READ MORE ~>> AR Muzammil

ebakaran di Jalan Angkasa Kemayoran

Sebuah peristiwa kebakaran terjadi di Jalan Angkasa, Gang Motor Full, RT 013 RW 06, Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (24/11/2011) pukul 04.30 WIB. Kebakaran yang diduga akibat lilin itu menghabiskan 35 rumah petak yang terletak di samping pool Damri itu.

Menurut Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana DKI Jakarta Paimin Napitupulu, sebanyak 112 keluarga dengan 346 jiwa kehilangan tempat tinggal. Api baru dapat dipadamkan pukul 05.50 setelah Dinas Damkar PB mengerahkan 26 unit mobil pemadam.

Dalam upaya pemadaman itu, seorang petugas Damkar PB, Ade Setiawan, mengalami luka pada tangannya. Urat nadi besar tangan Ade putus akibat terkena pecahan kaca. Ade dilarikan ke RS Cipto Mangunkusumo untuk menjalani perawatan.
READ MORE ~>> ebakaran di Jalan Angkasa Kemayoran

Perhelatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Pertamina 2011

Perhelatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Pertamina 2011 mencapai tahap akhir, dan grand final digelar malam ini, Jumat, 4 November 2011.

"Saya berharap perguruan tinggi-perguruan tinggi bisa melaksanakan ini semua. Saya berterima kasih pada Pertamina karena telah melakukan ini," kata Wakil Menteri Pendidikan Nasional, Musliar Kasim, di kantor Pertamina, Jakarta, Jumat, 4 November 2011.

Dalam OSN Pertamina, setelah melalui serangkaian seleksi dari tingkat daerah hingga provinsi, akhirnya terpilih 132 finalis untuk berkompetisi di tingkat final dari total 16 ribu peserta. Total hadiah senilai Rp2,8 miliar yang terdiri atas uang tunai, beasiswa, dan dana pembinaan diperebutkan dalam grand final.

Pada seleksi final, para finalis mengikuti kegiatan karantina untuk menjalani serangkaian tes seleksi sesuai dengan bidang uang dilombakan, yaitu Kimia, Biologi, Fisika, dan Matematika.

Berbeda dengan penyelenggaraan OSN Pertamina lalu, pada tahun ini pemenang terpilih dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori best presenter dan best theory.

Sistem penilaian untuk best theory dilakukan dengan pembagian soal. Peserta dinilai berdasarkan kualitas teori dalam mengerjakan soal-soal itu.

Sementara itu, kategori best presenter dinilai berdasarkan kualitas presentasi. Ketika peserta lolos menuju seleksi pusat, peserta diberikan soal open-ended dan kemudian soal itu harus diselesaikan sesuai dengan teori atau konsep yang menurut peserta tepat untuk dijawab.

Penyelenggaraan OSN Pertamina 2011 yang menginjak tahun keempat diharapkan dapat menjadi tolok ukur dan sarana pengembangan kualitas kemampuan akademik anak bangsa di bidang sains. Selain itu, akan mendorong ketertarikan generasi muda terhadap ilmu sains di Indonesia.

Berikut adalah pemenang untuk masing-masing kategori :

Kategori Best Presenter
1. Matematika : Salwa Nursyahida dari Universitas Pendidikan Indonesia, Jawa Barat
2. Fisika : Chalis Setyadi dari Universitas Gadjah Mada, DI Yogyakarta
3. Kimia : Ade Agus Hidayat dari Universitas Syah Kumala, Nanggroe Aceh Darussalam
4. Biologi : Andreas Binar Aji S dari Universitas Kristen Satyawacana, Jawa Tengah

Kategori Best Theory
1. Matematika : Bernard Immanuel dari Universitas Indonesia, DKI Jakarta
2. Fisika : I Gede Ariana dari Universitas Pendidikan Ganesha, Bali
3. Kimia : Irkham dari Universitas Indonesia, DKI Jakarta
4. Biologi : Ardirantiono dari Universitas Indonesia, DKI Jakarta
READ MORE ~>> Perhelatan Olimpiade Sains Nasional (OSN) Pertamina 2011

Khilda Baiti Rohmah

Si "Pengolah Sampah", Khilda Baiti Rohmah terpilih menjadi pemenang favorit dalam anugerah Danamon Award 2011. Dalam ajang ini, PT Bank Danamon Tbk memilih lima pejuang kesejahteraan Indonesia. Khilda merupakan mahasiswi teknik lingkungan Universitas Pasundan. Gadis berusia 23 tahun ini mengajak para tukang sampah di lingkungannya untuk memilah sampah organik dan non organik. Tak hanya berhenti sampai di situ, Khilda menularkan semangatnya kepada warga sekitar untuk melakukan kegiatan pemilahan sampah.

Sampah organik diolah menjadi kompos dan non organik dibuat menjadi aneka kerajinan. Pada awal melakukan kegiatan ini pada 2007, tidak ada warga yang mendukung. Namun, dengan keuletan dan semangat yang tinggi, kini warga sadar sampah dan hasilnya dapat dinikmati. Saat ini, ia tengah mengembangkan penemuannya tentang pengolahan sampah sebagai energi alternatif pengganti minyak tanah.

Khilda terpilih melalui voting online dan SMS yang dilakukan sejak 30 September hingga 30 Oktober 2011. Ia mendulang suara lebih dari 3.000 suara, sehingga dinobatkan menjadi pemenang favorit. Saya nggak nyangka. Saya mengajak generasi muda untuk membuat perubahan. Kalau bukan kita siapa lagi," kata Khilda saat menerima penghargaan Danamon Award 2011 di Balai Kartini, Jumat, 4 November 2011.

Direktur Utama Bank Danamon, Henry Ho, dalam sambutannya mengatakan bahwa penghargaan ini diberikan kepada masyarakat individu yang dapat memberikan manfaat kepada lingkungannya, khususnya untuk ekonomi kecil dan kewirausahaan. Dengan semangat bisa, kami fokus pada pemberdayaan ekonomi, bertepatan dengan ulang tahun Bank Danamon ke-55," kata Henry Ho.

Dalam ajang ini beberapa juri yaitu Ade Suasmulyo, Bob Sadino, Sony Keraf, Kementerian Koperasi dan UKM, Tempo Media, dan Yayasan Danamon Peduli. Salah satu dari dewan juri, Sony Keraf, mengatakan orang-orang ini telah melakukan yang tidak hanya berguna bagi dirinya, tetapi juga lingkungannya. Total peserta yang terkumpul sebanyak 300 orang, lalu terpilih menjadi lima orang pemenang dan satu pemenang favorit.

Mereka adalah Karmono "Sang Penemu" yang berprofesi sebagai guru SD melakukan pelestarian tanaman buah belimbing dan jambu di Demak yang menjadi komoditas utama perkebunan di daerah itu. Kemsikidi, "Pemberdaya Wisata", warga Dusun Krebet, Bantul, Yogyakarta yang mengajarkan batik kayu kepada para perajin di daerahnya.

Pemenang lainnya Nureini, “Pembina Istri Nelayan” asal Patingalong, Sulawesi Selatan yang mengajak istri nelayan mengolah ikan menjadi produk makanan olahan seperti abon. Terakhir, Putu Suryati, ”Pengubah Paradigma” yang memiliki keterbatasan fisik dengan cara menampung orang dengan kondisi yang sama untuk diberikan keterampilan mulai dari bahasa Inggris, komputer, kerajinan tangan dan kesenian.
READ MORE ~>> Khilda Baiti Rohmah

Amra Sabokkong Magara bin Sambokkong

Calon haji (calhaj) asal Mamuju Utara, Amra Sabokkong Magara bin Sambokkong, 49, yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 35, meninggal di Arab Saudi, pukul 10.50, kemarin. Calhaj Matra ini meninggal akibat hipertensi dan penyempitan pembuluh darah. ”Amra bin Sambokkong meninggal jam 10.50 yang tergabung pada rombongan 3 regu 9 asal dari Mamuju Utara karena hipertensi dan penyempitan pembuluh darah ke jantung,” kata Kabid Penyelenggara Haji, Zakat, Wakaf, dan Umrah Kanwil Kemenag Sulbar, Misbahuddin kepada media, kemarin. Dia mengatakan, menerima informasi meninggalnya calhaj yang juga Ketua Rombongan 3 Kloter RD ini tersebut dari petugas kloter 35 yang ada di Arab Saudi.

Sudah enam calhaj yang meninggal dalam perjalanan melaksanakan rukun Islam kelima ini. Sebelumnya Muhammad Ali Najamuddin bin Najamuddin wafat. Pria 53 tahun ini meninggal akibat serangan jantung. Muhammad Ali adalah jamaah asal Kabupaten Gowa yang termasuk kloter 31. Empat calhaj lain yang wafat, yakni Yahya HI Abdurahman Abubakar, 71, Drs Kudus Bakri, 60, Hadiah Deli, 36, serta Andi Sutriany Amra Andi Mappiara, 61. Calhaj lain yang meninggal di Tanah Suci, yaitu Andi Sutriany yang termasuk kloter 1 meninggal di Madinah pada 7 Oktober akibat cardiac arrest. Calhaj beralamat Taman Sudiang Indah Blok D2 No 5 Kecamatan, Biringkanaya,Makassar, ini telah dimakamkan di Baqi.
READ MORE ~>> Amra Sabokkong Magara bin Sambokkong

Kebutuhan listrik di Sulsel

Kebutuhan listrik di Sulsel mengalami kenaikan 15% atau sekitar 40 megawatt (MW) dibanding konsumsi listrik 2010 yang hanya berkisar pada angka 563 MW. Total kebutuhan listrik Sulsel saat beban puncak mencapai 600 MW per hari. Sementara itu, kapasitas pembangkit listrik milik PLN Sultanbatara hanya 615 MW.

Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo mengaku, kondisi tersebut sangat rawan bagi kelistrikan di daerah ini. Cadangan tenaga 15 MW dinilai tidak mencukupi mengatasi ancaman pemadaman yang marak dalam beberapa pekan terakhir.

Karena itu, Gubernur meminta PLN dapat menambah suplai listrik minimal 40 MW hingga 60 MW. Jika langkah tersebut diambil, Pemprov diharapkan menjamin tidak akan ada pemadaman listrik lagi. Apalagi, 2012, PLN akan mengoperasikan pembangkit listrik di Kabupaten Barru dengan kapasitas 80 MW dan 60 MW. “Saya sudah memanggil pihak PLN dan meminta penjelasannya terkait adanya pemadaman listrik.

Ternyata ada mesin yang rusak. Karena itu, disepakati menyewa pembangkit listrik untuk mengatasi krisis listrik,”ungkapnya,kemarin. Syahrul yang menghadiri rapat paripurna pengesahan APBD Perubahan 2011 di DPRD Sulsel, mengungkapkan, selain menyewa pembangkit listrik, Pemprov Sulsel dan PLN berencana membuat hujan buatan di daerah hulu sungai untuk meningkatkan debit air di PLTA Bakaru.

Pasalnya, kapasitas pembangkit yang menjadi tulang punggung kelistrikan Sulsel ini menurun selama musim kemarau. “Ini dilakukan agar debit air bisa normal kembali dan antisipasi sebelum masuknya musim penghujan. Selain itu, seluruh mesin tua harus segera overhaul,”tandasnya. Sekadar diketahui, PLTA Bakaru memiliki dua unit mesin pembangkit dengan kapasitas tiap unit 65 MW.

Hanya, dalam sebulan terakhir, kedua pembangkit tidak dapat difungsikan bersamaan. Sementara PLTA Bili-bili yang normalnya berkapasitas20MW, saatinihanya mampu memproduksi rata-rata 2 MW. General Manager PLN Sulselrabar Zulkifli Abdullah menguraikan, kendati terjadi krisis listrik, pihaknya masih memiliki cadangan tenaga 15 MW dari total kebutuhan beban puncak 600 MW.

PLN juga mengoperasikan semua mesin pembangkit listrik, seperti PLTG Sengkang 185 MW, PLTD Suppa 62 MW, PLTU Tallo 197 MW.Tak hanya itu,pembangkit sewa yang ada di Bulukumba, Jeneponto, Parepare, dan Watampone, juga segera dioperasikan. Khususmesinbarupembangkit listrik tenaga gas di Sengkang yang berkapasitas 150 MW, belum dapat dioperasikan karena belum ada produksi gas.

Untuk itu, PLN berharap ada solusi secepatnya dari Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BPMIGAS). Pihaknya mengharapkan dukungan pemerintah DPRD Sulsel mendorong dan mendesak BPMIGAS segera mengeluarkan izin penggunaan gas alam Sengkang untuk menunjang operasi dua unit mesin PLTG tersebut.
READ MORE ~>> Kebutuhan listrik di Sulsel
 
Copyright © 2011 Pinehas All rights reserved